






![]() | Hari ini | 55 |
![]() | Kemarin | 69 |
![]() | Minggu ini | 208 |
![]() | Bulan ini | 496 |
![]() | Total | 13177 |
| Peserta BLP takjub melihat dunia 60 tahun dari sekarang |
|
Pelatihan ini mengaplikasikan kombinasi dari proses belajar dan refleksi. Berbagai macam metode seperti presentasi , kerja kelompok, film, permainan, simulasi, dan kunjungan lapangan digunakan untuk memastikan para peserta dapat mencapai target-target yang diharapkan. Dalam pelatihan ini, para peserta mempelajari hukum keberlanjutan Herman Daly yang berkaitan dengan sumber daya yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbarui, serta limbah yang diproduksi dan digunakan manusia. Para peseta berbagi pandangan mereka akan berbagai kemunginan yang akan terjadi di tahun 2070 jika gaya hidup kita sekarang tidak berubah dan bagaimana perbedaan perspektif akan berimbas pada aplikasi dari berbagai tindakannya. Menggunakan film dokumenter yang menceritakan kisah Chico Mendes, seorang penyadap karet, pendiri serikat dan aktivis lingkungan Brazil para peserta bisa mempelajari kisah tentang sebuah usaha untuk melindungi hak-hak para penyada karet melawan para peternak sapi dan bagaiman hal itu telah mempengaruhi kelestarian hutan tropis Brazil. Dari film ini para peserta dapat memiliki pemahaman bagaimana persepsi terhadap alam akan menentukan cara kita memperlakukannya dan bagaimana pengalaman kita akan mempengaruhi berbagai tindakan kita. Implikasi dari menggunakan produk-produk asli akan berkesinambungan dengan usaha pembangunan berkelanjutan dan menjamin masa depan generasi selanjutnya. Dari film tersebut, para peserta juga belajar bahwa menyelamatkan lingkungan juga merupakan sebuah usaha memperjuangkan kemanusiaan. Seperti yang pernah dikatakan Chico Mendes, “Pertama saya pikir saya sedang berjuang untuk menyelamatkan pohon-pohon karet, kemudian untuk menyelamatkan hutan tropis Amazon, hingga saya sadar ternyata saya sedang berjuang untuk kemanusiaan.” Pada akhir pelatihan, para peserta menjalani sesi visioning. Mereka berbagi cita-cita mereka akan pembangunan berkelanjutan yang sukses di desa masing-masing. Semua gambaran ini kemudian dituliskan ke dalam buku refleksi. Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BLP – disponsori oleh LEAD internasional – untuk mengembangkan masa depan para pemimpin muda NAD, agar mengerti pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pada akhir program ini diharapkan ada 90 orang Aceh yang terlatih yang akan menjadi pemimpin di desa, baik formal maupun informal. Mereka dibekali dengan dengan pengetahuan akan arah tepat yang mengedepankan kepentingan generasi mendatang.
|